ASN Kecamatan Kedungadem Ngontel ke Kantor

Program ASN Bike to Work merupakan inisiatif untuk mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) mengadopsi gaya hidup sehat sekaligus berkontribusi dalam menjaga lingkungan. Melalui program ini, ASN diajak untuk menggunakan sepeda sebagai moda transportasi utama saat berangkat dan pulang kerja. Sebagaimana ASN di Kantor Kecamatan Kedungadem terdapat 6 ASN yang mengendarai sepeda dengan senang dan semangat. Semakin semangat juga bagi ASN yang belum melaksanakan serunya ngontel berangkat sepeda ke kantor 😍

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mengurangi emisi karbon, kemacetan, serta polusi udara di perkotaan. Dengan bersepeda, ASN dapat merasakan manfaat langsung seperti tubuh yang lebih bugar, pikiran yang lebih segar, serta produktivitas kerja yang meningkat.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di lingkungan instansi pemerintah. Dukungan berupa penyediaan fasilitas parkir sepeda, ruang ganti, serta kampanye rutin turut memperkuat keberhasilan gerakan ini.

Melalui ASN Bike to Work, diharapkan tercipta perubahan positif, tidak hanya bagi individu ASN, tetapi juga bagi masyarakat luas sebagai contoh nyata penerapan gaya hidup sehat dan peduli lingkungan.

Program Bike to Work (B2W) adalah gerakan Bojonegoro yang sehat dan efisien sebagai panduan gaya hidup ASN 2026. Bupati menginstruksikan langkah strategis menghadapi kondisi global dan meningkatkan kualitas. Kebijakan ini mencakup kewajiban bersepeda ke kantor, penghapusan plastik pakai, serta kesejahteraan masyarakat. 

Panduan kewajiban bersepeda, berdasarkan jarak tempat tinggal ke kantor sebagai berikut : 

  1. Jarak kurang dari 7 km wajib mengikuti program B2W;
  2. Jarak 7 - 15 km dianjurkan skema kombinasi bersepeda dan transportasi lainnya;
  3. Jarak lebih dari 15km tidak wajib didorong partisipasi parsial. 

Selanjutnya, budaya kerja ramah lingkungan dan efisien sebagai berikut :

  1. Kawasan bebas sampah plastik : wajib membawa tumblr pribadi, penyediaan air minum menggunakan galon atau dispenser;
  2. Efisiensi konsumsi rapat : hanya menyediakan satu sampai dua jenis snack tanpa makan siang dan minuman kemasan; 
  3. Protokol hemat energi : mematikan AC, dan sumberdaya listrik sebelum pulang kantor.

Pengalihan dana dan optimalisasi anggaran yaitu biaya perjalanan dinas dan seremonial dialuhkan kepada program yang berdampak langsung pada masyarakat. 


By Admin
Dibuat tanggal 31-03-2026
0 Dilihat