Kedungadem, 10 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melaksanakan kegiatan pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Tahun 2026 yang bertempat di Balai Desa Kepohkidul, Kecamatan Kedungadem, Senin (10/8/2026) pukul 09.00 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bojonegoro, Fasilitator Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Jawa Timur, Camat Kedungadem, Kepala Desa Kepohkidul beserta 30 peserta, serta Kepala Desa Babad, Duwel, Geger, dan Pejok beserta masing-masing 10 peserta.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur di desa, meliputi Babinsa, Bhabinkamtibmas, bidan desa, perangkat desa, guru, PKK, kader desa, dan tokoh masyarakat. Turut hadir pula anggota Satpol PP.
Pembentukan DESTANA merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Melalui kegiatan ini, diharapkan desa mampu membangun kesiapsiagaan secara mandiri, meningkatkan koordinasi antarunsur, serta memperkuat peran masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Keterlibatan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan desa yang lebih tangguh, aman, dan siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana.
Kegiatan pembentukan DESTANA Tahun 2026 di Desa Kepohkidul berlangsung aman, tertib, dan lancar.